Tipografi sebagai Elemen Utama Identitas Visual

Ketika sedang belajar desain, Anda pasti akan sering mendengar kata tipografi. Singkatnya, kata ini merujuk pada seni pemilihan dan penempatan teks dalam desain. Tidak heran jika eksistensinya vital sebagai salah satu elemen utama identitas visual.

Karena itu, Anda harus tahu lebih banyak tentangnya, terutama mengenai fungsi dan tips penggunaannya. Hal ini karena ada banyak jenis-jenis tipografi yang bisa Anda gunakan, dari Serif Transitional, Serif Old Style, Serif Modern, Script, Sans Serif, dan Decorative.

Fungsi

Pada penjelasan di atas, Anda sudah punya gambaran tentang fungsi tipografi, yaitu sebagai elemen identitas visual. Tapi selain itu, ada beberapa alasan lain kenapa seni pemilihan dan penempatan teks ini sangat vital dalam desain, seperti pada penjelasan di bawah!

1. Menarik Perhatian Audiens dan Menyampaikan Pesan dengan Efektif

Sudah menjadi rahasia umum jika desain harus menarik dan eye-catching. Hal ini karena tujuan pembuatan desain yang harus menarik perhatian, entah itu untuk iklan, kampanye, dan lain-lain. Jadi, Anda wajib menggunakan teks yang tepat dalam desain.

Teks punya peran yang tidak kalah penting dari gambar dan dekorasi lainnya pada desain. Bahkan bisa dibilang jika elemen ini adalah yang paling vital, mengingat fungsinya sebagai pembawa pesan utama. Karena itu, orang lain harus tertarik untuk membacanya.

Selama Anda memilih huruf yang sesuai, dengan pemilihan warna, ukuran, dan penempatan yang tepat, pesan yang ada di dalamnya bisa tersampaikan dengan lebih efektif. Hal ini karena pembaca bisa membacanya dengan mudah tanpa banyak masalah.

2. Memperkuat Tema dan Karakter Desain

Selain untuk menarik perhatian audiens dan menyampaikan pesan, teks juga harus bisa memperkuat tema dan karakter desain. Anda harus bisa menjadikan teks sebagai alat untuk berekspresi, sehingga audiens tak hanya bisa menangkap pesan tapi juga emosi di dalamnya.

Audiens harus tahu apakah pesan tersebut bersemangat, lembut, playful, atau emosi lainnya. Emosi tersebut harus selaras dengan tema desainnya. Tulisan juga harus memiliki karakter yang jelas, karena itu pemilihan teks tidak boleh Anda lakukan sembarangan.

Cara Memilih

Karena fungsinya sangat vital, Anda harus berhati-hati saat memilih teks pada desain. Maka dari itu, berikut adalah cara memilih huruf teks yang tepat agar semua fungsi bisa tercapai!

1. Perhatikan Elemen-Elemen Pentingnya

Pada dasarnya, ada beberapa elemen tipografi yang penting dan harus Anda kenali sebelum membuat desain. Elemen yang paling penting adalah warna, ruang kosong (white space), jarak antar huruf, tata letak teks (alignment), dan konsistensi desain.

Semua elemennya harus benar-benar Anda perhatikan karena akan berpengaruh pada desain dan keterbacaan. Jangan lupa untuk menambahkan ruang kosong di dekat teks sebagai tempat untuk bernapas, jaraknya jangan terlalu rapat, dan penempatannya tepat.

2. Pemilihan Font dan Warna

Jika tata letaknya sudah pas, Anda bisa memilih font dan warna. Pastikan jika keduanya selaras dengan tema dan pesan yang ingin Anda sampaikan. Khusus untuk pemilihan warna, tipsnya adalah memilih warna yang kontras dengan latar belakang agar terbaca.

3. Pemilihan Ukuran Teks

Terakhir, jangan lupa untuk memerhatikan ukuran teks karena berpengaruh besar pada visual desain. Tipsnya adalah memilih ukuran untuk body teks terlebih dulu. Lalu, kalikan dengan 1,618 untuk mendapatkan ukuran teks pada subheading, heading, dan seterusnya.

Penutup

Itulah segala hal yang perlu Anda ketahui tentang tipografi, terutama soal fungsinya sebagai elemen visual dalam desain dan cara memilihnya. Karena perannya yang vital, pastikan untuk mengikuti semua cara di atas saat membuat desain!