Ada banyak hal yang sering Anda abaikan saat membuat desain visual, salah satunya adalah white space. Padahal eksistensinya sangat vital sebagai penunjang komunikasi visual agar desain terlihat lebih rapi dan profesional. Jadi, harus selalu ada dalam desain.
Lalu kira-kira, apakah Anda tahu apa yang dimaksud dengan white space? Karena namanya, kebanyakan orang mengira jika istilah ini merujuk pada ruang berwarna putih. Namun ternyata definisinya bukan seperti itu, jadi pastikan untuk menyimak penjelasan berikut!

Definisi
Singkatnya, white space adalah ruang kosong yang ada di dalam desain. Pada umumnya terletak di sekitar elemen desain. Meskipun di dalam namanya ada kata “white” tidak semua ruang kosong tersebut harus berwarna putih, bisa juga memakai warna lain.
Selama tidak ada gambar, tulisan, dekorasi, atau elemen desain lain, maka area tersebut bisa disebut sebagai “ruang kosong”. Pada dasarnya, prinsip desain dari ruang kosong adalah jangan takut pada kekosongan. Hal ini karena area tersebut bisa jadi ruang untuk bernapas.
Bayangkan jika desainnya terlalu penuh dengan gambar, tulisan, dekorasi, dan elemen lain tanpa ruang kosong sama sekali. Hal pertama yang akan orang lain pikirkan saat melihatnya adalah sumpek. Tidak jarang desainnya memicu perasaan overwhelming.
Kenapa Harus Punya Ruang Kosong dalam Desain
Jika Anda bertanya-tanya mengapa white space dibutuhkan dalam layout desain, berikut adalah jawabannya!
1. Agar Audiens Lebih Mudah Membaca Desain
Alasan pertama mengapa penggunaan ruang kosong penting dalam desain adalah untuk meningkatkan keterbacaan. Desain yang baik adalah desain yang dapat menyampaikan pesan dengan baik. Hal ini tidak mungkin Anda capai jika desain tidak bisa terbaca.
Karena itu, agar audiens bisa membaca desain dengan lebih mudah, Anda perlu menambahkan ruang kosong di sana. Jika desain bisa terbaca, maka audiens bisa paham isi pesan yang ada di dalamnya. Jadi tujuan pembuatan desain bisa sukses besar.
2. Membuat Desain Lebih Profesional
Kebanyakan orang membuat desain untuk berbagai jenis kepentingan yang bersifat profesional, contohnya seperti untuk iklan dan kampanye. Karena itu Anda tidak boleh membuat desain dengan cara yang sembarangan, pastikan tampilannya rapi dan profesional.
Meskipun desain dibuat untuk acara casual dan hiburan, profesionalisme harus tetap ada. Terlebih jika tujuan pembuatan desain adalah untuk memberikan informasi yang penting, ingin mengajak audiens membeli atau melakukan aktivitas tertentu, dan lain sebagainya.
Audiens tidak akan terhibur, termotivasi, terenyuh, atau merasa ingin melakukan sesuatu jika desainnya tidak profesional. Rasa percaya mereka terhadap desain Anda akan segera hilang, bahkan terkadang ada yang berhenti membaca di bagian awal atau tengah-tengah.
3. Fokus Utama Desain Lebih Terlihat Menonjol
Alasan lain kenapa ruang kosong penting adalah fokus utama desain terlihat lebih menonjol dan tidak kabur. Audiens akan langsung membaca pesan atau melihat gambar tanpa terdistraksi oleh hal-hal lain yang tidak perlu. Jadi, pesan akan langsung tersampaikan.
Desain yang terlalu ramai dengan hal-hal yang tidak perlu bukan hanya bisa mengaburkan fokus utama, tapi juga tidak terlihat estetik secara casual. Karena itu, jangan lupa menambahkan ruang kosong untuk semua desain agar hasilnya lebih maksimal.
Penutup
Jadi singkatnya, white space adalah ruang kosong pada desain yang tidak terisi oleh elemen tulisan, gambar, dekorasi, dan lain sebagainya. Setiap desain harus punya ruang kosong agar mudah terbaca, bisa membuat tampilannya profesional, serta agar lebih fokus.

